Selasa, 01 Juni 2010
Rabu, 17 Juni 2009
Burung Berkicau dan Doa Sang Katak
Sang Waktu mendapat undangan dari sahabatnya untuk menghadiri sebuah Launching sebuah Apartement yang disebut Surga Dunia oleh kalangan pengusaha real estate dan mass media. Launching tersebut dihadiri oleh The First Man beserta staft-stafnya. Begitu meriah dan fantastic acara tersebut. Sambutan-sambutan begitu antusias, terlebih saat Mr Polan bercerita bagaimana beliau mencapai taraf seperti saat ini “KESUKSESAN”. Seusai acara tersebut Mr Polan mengajak Sang Waktu untuk menemaninya pulang. Sampai dirumah Mr Polan, Sang Waktu bertanya
“ Sahabat … Selamat dan Sukses, hari ini saya bangga ternyata kamu berhasil mencapai apa yang menjadi keinginanmu. Uang berlimpah, Rumah Mewah, Terkenal dan Menjadi panutan baik oleh karyawan, mitra kerja bahkan The First Man menganugerahkan engkau sebagai Pengusaha yang mampu menjaga keseimbangan alam, tetapi mengapa engkau tampak kosong dan merasa ada sesuatu yang hilang, berbeda saat engkau di acara tadi”
Mr Polan menghirup nafas panjang dan menghembuskannya dengan cepat, lalu menjawab,
“ Sahabat engkau tahu AKU, engkau mengenal AKU dan engkau dapat memahami AKU, saat ini pula engkau pasti dapat merasakan apa yang AKU rasakan, disatu sisi aku bagai seekor burung, saat ini aku dapat berkicau dan terbang tinggi, disatu sisi aku bagaikan seekor katak yang mengharapkan Sang Hujan”
Sejenak Mr Polan terdiam lalu melanjutkan
“ Sahabat sebagai burung aku dapat berkicau merdu dan terbang tinggi, namun lihatlah setelah aku kembali ke rumah, sepi … kosong. Apakah untuk mencapai kesuksesan KITA harus merelakan sesuatu untuk hilang dari diri KITA?”
Sang Waktu terdiam mendengar jawaban dan pertanyaan dari sahabatnya lalu Sang Waktu berlalu melanjutkan perjalanannya, Sang Waktu berharap dan yakin sahabatNya dapat menemukan jawabannya sendiri seiring Sang Waktu berjalan.
Selasa, 25 Maret 2008
BEKERJA ???
- Aristhoteles : ketika mendapat pertanyaan "berapa 1 + 1 .. dan apa definisi akuntansi?" Sang Aristokrat dengan tegas menjawab " Bah ..kau tanya ttg itu, otakku bukan utk jawab pertanyaan itu, tapi otakku untuk mencari mengapa 1 + 1 = 2 , kalo ttg definisi kau lihat buku saja coy"
- Thomas Alfa Edison : ketika beliau sedang asyik meneliti, datang seseorang dan bertanya " Anda seorang pekerja keras, apakah tidak merasa capek dalam bekerja ?" dengan agak terkejut Sang Penemu balik bertanya " Siapa yang pekerja keras, saya tidak sedang bekerja?, saya sedang asyik bermain...udahlah kalo lu mo ikut ..ikut aja kita bermain bersama "
- Karl Marx : saat sedang merenung didepan sebuah gereja pada hari minggu, dia melihat seorang sedang asyik dengan laptopnya di halaman gereja. Dia menyapa " mengapa anda bekerja di depan gereja?", karena merasa diganggu dari pekerjaannya orang itu marah " Kenapa anda ganggu saya, anda sendiri seorang atheis ..mengapa anda di depan gereja?" ...Sang ill principle menjawab dengan nada rendah dan berwibawa " ini sebenarnya yang saya takutkan, orang tenggelam dalam pekerjaannya hingga lupa dimana dia berada, lupa dia sedang berbuat apa? ..yang intinya orang tidak sadar karena arus globalisasi dan kapitalisme? ..akhirnya lupa..lupa dan lupa? ...apakah aku sendiri lupa?
- Eyang Ronggowarteg : Sang Pujangga bersabda " Sabeja-bejane wong kuwoso, isih beja wong eling lan waspodo" ugo " Luwih beja maneh dadi wong edan, ora kerjo lan kuwoso tinimbang dadi wong mlarat lan edan"
- Washington : setelah Sang Jendral memotivasi warganya dengan ucapan "jangan tanya apa yang kamu dapat dari negara, tapi apa yang dapat kamu berikan untuk negara" , beliau bertanya pada istrinya " Apa yang akan kamu berikan padaku?"
- Anggota DPR-MPR saat Eyang Suharto dados Presiden : Sang Pembawa Suara Rakyat dengan kompak menyanyikan " I will follow Him "


